LKPP Pantau Proses Pengadaan dengan Kegiatan Klarifikasi Negosiasi Penyedia Katalog Elektronik

24 Oktober 2018 12:35

Jakarta - Subdirektorat Pengelolaan Katalog yang dikepalai oleh Dwi Satrianto lakukan kegiatan klarifikasi kepada sejumlah penyedia di JS Luwansa Hotel. Klarifikasi yang dilaksanakan selama 3 hari kedepan ini dimulai sejak 22 Oktober hingga 25 Oktober 2018 mendatang. Kegiatan yang sudah menjadi agenda rutin ini, mengundang 40 penyedia untuk memberikan klarifikasi atas produk yang ditayangkan pada katalog elektronik maupun terkait aduan proses e-Purchasing.


Berdasarkan laporan aduan yang diterima, ditemukan beberapa permasalahan seperti kekeliruan penayangan produk pada kategori maupun sub-kategori dalam katalog elektronik, hingga pengiriman produk yang tidak sesuai kesepakatan juga menjadi isu yang perlu dimintai pertanggungjawabannya dari pihak penyedia.

Dalam memberikan sanksi, LKPP menindak tegas bagi penyedia yang diketahui melakukan kesalahan. Selanjutnya sanksi yang dijatuhkan dapat berupa teguran lisan hingga surat peringatan yang dituangkan ke dalam Berita Acara Klarifikasi.


Tidak hanya klarifikasi dengan penyedia, tim Pengelolaan Katalog juga merespon permintaan penyedia untuk melakukan negosiasi harga. Dengan negosiasi harga yang dilakukan, pengecekan komponen harga menjadi tahapan yang utama untuk dievaluasi demi menemukan kesepakatan harga antara LKPP dan penyedia.
Lihat juga : LKPP Bersiap Adakan Forum Pengadaan Terbesar 2018
Dengan pemantauan LKPP melalui kegiatan klarifikasi yang rutin dilakukan oleh Subdirektorat Pengelolaan Katalog ini, adalah salah satu upaya LKPP untuk menjaga proses bisnis yang sehat antar penyedia katalog elektronik, dan juga menjamin akan kualitas produk (value for money) yang akan dibeli oleh Satuan Kerja Pemerintah.