Penyedia Alat Kesehatan Sambut Baik Kegiatan Pra Aanwijzing Alat Kesehatan 2018

03 April 2018 18:05



Jakarta – Mempersiapkan pengadaan alat kesehatan di tahun 2018, LKPP dibawah Pimpinan Direktur Pengembangan Sistem Katalog, Emin Adhy Muhaemin adakan Pra Aanwijzing Alat Kesehatan 2018 hari ini (03/04) di Royal Kuningan Hotel.

Bersama dengan Kelompok Kerja (Pokja) dari LKPP dan Kementerian Kesehatan, keduanya memberikan pemaparan kepada lebih dari 500 penyedia alat kesehatan yang hadir dalam forum diskusi Pra Aanwijzing alat kesehatan 2018.

Ditemui dalam pembukaan Pra Aanwijzing, Emin Muhaemin mengingatkan kepada sejumlah penyedia untuk benar-benar menyiapkan dokumen dengan baik guna menghindari keluhan penyedia yang gagal dalam proses kualifikasi persyaratan dokumen.

“Sebagai bahan evaluasi tahun lalu dari 420 penyedia kalau ngga salah, itu hanya lulus cuman 90an, 92 kalau ngga salah, jadi hanya berapa persen, sedikit. Dari sekitar 16.000 17.000 produk hanya cuman 2.000an, ini sebuah pencapaian yang sangat minim menurut saya. Tapi tentu ini karena kedua belah pihak yang dalam arti para pihak penyedianya bapak ibu yang ngga siap, sehingga segala persyaratan dan evaluasi itu jadi gugur”, jelasnya.

“Nah inikan sudah cukup lama ya, tayang desember (informasi pra aanwijzing 2018) dari Januari Februari Maret sekarang udah April nih, Udah 3 bulan lebih. Jangan sampai kemudian, persyaratan yang sama yang diminta tahun lalu, tahun ini diminta juga, gugur. Jangan sampai yang seperti ini terulang lagi, oleh karena itu mohon bantuan bapak ibu semua penyedia silahkan penuhi semua persyaratan dan tidak ada istilahnya nyisip”. Terangnya di depan seluruh penyedia yang hadir.


Tidak hanya menyoroti akan persoalan administrasi dokumen pengadaan, Direktur Pengembangan Sistem Katalog juga menaruh perhatian kepada para penyedia yang baru untuk diharapkan segera mendaftarkan data perusahaan di SPSE terdekat, sehingga data kualifikasi perusahaan bisa dimasukan ke dalam Sistem Informasi Kinerja Penyedia (SIKaP). Dengan begitu efisiensi waktu akan berjalan lebih baik karena tidak diperlukan evaluasi data perusahaan yang terus berulang-ulang.

Lebih lanjut dalam forum terbuka ini juga dipaparkan mengenai poin-poin penting dari tahapan proses pemilihan pengadaan alat kesehatan yang disampaikan oleh tim Pokja. Dimana menurut jadwal yang ditetapkan dokumen pemilihan pengadaan akan diumumkan esok hari (04/04).

Untuk itu dalam Pra Aanwijzing Alat kesehatan 2018, Pokja menegaskan kepada para penyedia untuk lebih detil dalam memastikan dokumen persyaratan kualifikasi dan teknis sesuai dengan yang dipersyaratkan.

Tidak hanya pemaparan, pada sesi terakhir diisi dengan forum tanya jawab bersama para penyedia. Pada kesempatan tersebut LKPP dan tim pokja memberikan tanggapan dari sejumlah pertanyaan hingga menampung segala usulan para penyedia Alat Kesehatan, sehingga usulan tersebut nantinya akan menjadi penyempurna dalam aturan yang digunakan selama proses pengadaan alat kesehatan 2018.

Pada kesempatan diskusi yang terjadi, LKPP juga menyepakati poin penting akan usulan sejumlah penyedia untuk memperpanjang tanggal pemasukan dokumen penawaran yang semula hanya sampai 13 April, maka diperpanjang hingga 30 April 2018.

Perpanjangan waktu yang diberikan mendapat respon yang sangat baik dari sejumlah penyedia. Sehingga kegiatan Pra Aanwijzing alat kesehatan kali ini lebih fleksibel untuk mengakomodir kebutuhan para penyedia dalam mempersiapkan dengan baik segala kebutuhan administrasi persyaratan yang digunakan, sehingga harapannya jumlah penyedia bisa lebih banyak berpartisipasi dalam katalog elektronik pada tahun ini.

Lihat Juga : LKPP Rencanakan Sistem Baru Pengembangan Procurement Compliance