• E-Katalog LKPP | E-Katalog LKPP

Katalog  Editor by Aina Isnaini - 22 Apr 2019

LKPP Terus Kawal Pelaksanaan Katalog Sektoral di 5 Kementerian

Jakarta - Deputi Bidang Monitoring Evaluasi Dan Pengembangan Sistem Informasi, Sarah Sadiqa didampingi Direktur Pengembangan Sistem Katalog, G.A.A Diah Ambrawaty duduk bersama dengan sejumlah perwakilan dari 5 Kementerian (Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian, Kementerian Pendidikan dan Budaya, dan Kementerian PUPR) di Gedung LKPP pada Kamis lalu (18/04).

Beragendakan pembahasan akan tahap persiapan pelaksanaan Katalog Sektoral, Sarah Sadiqa mendengarkan langsung bagaimana proses persiapan dilakukan dari masing-masing kementerian. Bersama staf Direktorat Pengendalian Sistem Katalog pembahasan dimulai dengan pemaparan informasi dari status terkini dari sejumlah isu-isu yang dihadapi.

Sebagai pendamping bagi pelaksanaan Katalog Sektoral, LKPP juga menegaskan untuk terus berkomitmen mendampingi proses implementasi dari program Stranas (Strategi Nasional) tidak hanya pada tahap pelaksanaan saja akan tetapi dimulai dari tahap kajian pengumpulan data dan informasi untuk bagaimana menentukan pemilihan produk tayang dengan spesifikasi yang berstandar dan informasi yang akurat akan proses negosiasi harga nanti dilakukan.

“Karena Katalog ini berangkat dari kajian,” tegas Sarah.

Menjadi sorotan akan penayangan produk di Katalog Sektoral, Sarah Sadiqa menyampaikan perhatiannya untuk perlu ketelitian terhadap produk yang akan tayang sehingga diharapkan bukanlah produk yang sama pada kategori yang sudah ada pada Katalog Nasional agar tidak terjadi irisan kategori pada produk yang sudah ada.

Rapat yang juga dihadiri oleh tim Stranas PK (Strategi Nasional Pencegahan Korupsi) juga mengharapkan suksesnya pelaksanaan katalog sektoral yang memiliki pengaruh positif bagi kesejahteraan masyarakat, hal ini seperti yang disampaikan oleh Herda H “Berharap bahwa implementasi Katalog Sektoral bukanlah kegiatan ceremonial semata, akan tetapi menjadi program yang fokus, terukur, dan berdampak,” terang Herda dihadapan 5 kementerian.

Sebagai bentuk komitmen dalam memenuhi janji program Stranas PK yang sudah ditandatangani bersama dalam nota kesepahaman pada 15 Februari lalu, seluruh pihak akan bersama melakukan upaya harmonisasi yang baik agar nantinya proses bisnis yang diselenggarakan bisa dirasakan manfaatnya.

Terakhir, sebagai Deputi Bidang Monitoring Evaluasi Dan Pengembangan Sistem Informasi berpesan untuk masing-masing kementerian bisa melaksanakan praaanwijzing, untuk bisa saling menyelaraskan kesiapan pasar.

“Tanpa praanwijzing kita tidak tahu respon dari penyedia, sehingga praanwijzing menjadi tools yang sangat penting untuk menguji,” tutup Sarah Sadiqa. (Ai)

 

 




Editor by Aina Isnaini - 22 Apr 2019
Katalog 32x Viewers

LKPP Terus Kawal Pelaksanaan Katalog Sektoral di 5 Kementerian

Jakarta - Deputi Bidang Monitoring Evaluasi Dan Pengembangan Sistem Informasi, Sarah Sadiqa didampingi Direktur Pengembangan Sistem Katalog, G.A.A Diah Ambrawaty duduk bersama dengan sejumlah perwakilan dari 5 Kementerian (Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian, Kementerian Pendidikan dan Budaya, dan Kementerian PUPR) di Gedung LKPP pada Kamis lalu (18/04).

Beragendakan pembahasan akan tahap persiapan pelaksanaan Katalog Sektoral, Sarah Sadiqa mendengarkan langsung bagaimana proses persiapan dilakukan dari masing-masing kementerian. Bersama staf Direktorat Pengendalian Sistem Katalog pembahasan dimulai dengan pemaparan informasi dari status terkini dari sejumlah isu-isu yang dihadapi.

Sebagai pendamping bagi pelaksanaan Katalog Sektoral, LKPP juga menegaskan untuk terus berkomitmen mendampingi proses implementasi dari program Stranas (Strategi Nasional) tidak hanya pada tahap pelaksanaan saja akan tetapi dimulai dari tahap kajian pengumpulan data dan informasi untuk bagaimana menentukan pemilihan produk tayang dengan spesifikasi yang berstandar dan informasi yang akurat akan proses negosiasi harga nanti dilakukan.

“Karena Katalog ini berangkat dari kajian,” tegas Sarah.

Menjadi sorotan akan penayangan produk di Katalog Sektoral, Sarah Sadiqa menyampaikan perhatiannya untuk perlu ketelitian terhadap produk yang akan tayang sehingga diharapkan bukanlah produk yang sama pada kategori yang sudah ada pada Katalog Nasional agar tidak terjadi irisan kategori pada produk yang sudah ada.

Rapat yang juga dihadiri oleh tim Stranas PK (Strategi Nasional Pencegahan Korupsi) juga mengharapkan suksesnya pelaksanaan katalog sektoral yang memiliki pengaruh positif bagi kesejahteraan masyarakat, hal ini seperti yang disampaikan oleh Herda H “Berharap bahwa implementasi Katalog Sektoral bukanlah kegiatan ceremonial semata, akan tetapi menjadi program yang fokus, terukur, dan berdampak,” terang Herda dihadapan 5 kementerian.

Sebagai bentuk komitmen dalam memenuhi janji program Stranas PK yang sudah ditandatangani bersama dalam nota kesepahaman pada 15 Februari lalu, seluruh pihak akan bersama melakukan upaya harmonisasi yang baik agar nantinya proses bisnis yang diselenggarakan bisa dirasakan manfaatnya.

Terakhir, sebagai Deputi Bidang Monitoring Evaluasi Dan Pengembangan Sistem Informasi berpesan untuk masing-masing kementerian bisa melaksanakan praaanwijzing, untuk bisa saling menyelaraskan kesiapan pasar.

“Tanpa praanwijzing kita tidak tahu respon dari penyedia, sehingga praanwijzing menjadi tools yang sangat penting untuk menguji,” tutup Sarah Sadiqa. (Ai)