• E-Katalog LKPP | E-Katalog LKPP

Katalog  Editor by Aina Isnaini - 21 Nov 2018

Kedeputian Monitoring – Evaluasi dan Pengembangan Sistem Informasi Fokus Persiapkan Rencana Strategis LKPP tahun 2020 – 2024

Jakarta – Hadir dalam rapat pembahasan Finetuning Peta Strategis dan Indikator Kinerja Utama Kedeputian Monitoring – Evaluasi dan Pengembangan Sistem Informasi, Sarah Sadiqa selaku Deputi D2 membuka rapat di Ayana MidPlaza, Jakarta.

Pada rapat yang digelar bertujuan untuk merancang dokumen strategis perencanaan Kedeputian Monitoring – Evaluasi dan Pengembangan Sistem Informasi dalam rangka penyusunan rencana strategis LKPP tahun 2020 – 2024.

Dalam penyusunannya, hadir Direktur Pengembangan Sistem Katalog, Emin Adhy Muhaemin dan juga Direktur Perencanaan, Monitoring dan Evaluasi Pengadaan, Sutan Suangkupon. Keduanya hadir untuk memfokuskan diskusi diantara para jajarannya untuk bagaimana bisa memetakan sebuah hubungan strategis dalam mengetahui keterkaitan dan hubungan sebab akibat yang bisa terjadi antar Direktorat.

Dengan begitu, penyusunan rencana strategis ini mampu untuk merefleksikan perubahan melalui pengukuran Indikator Kinerja Utama (IKU) dari business process dan strategis yang telah ditentukan.


Masuk kedalam pembahasan yang lebih substansial yang di paparkan oleh Prima dari AGI Consulting, membahas bagaimana draft peta strategi dan implementasinya dari pokok pemikiran external stakeholder, internal business process, serta learning and growth dari masing-masing direktorat.

Pokok-pokok pemikiran tersebut kemudian dibahas lebih lanjut dengan menyepakati draft sasaran strategis, IKU, baseline 2019, target 2020, hingga insiatif strategis dari Direktorat Monitoring – Evaluasi dan Pengembangan Sistem Informasi.



Lihat juga : Kementerian Kesehatan dan LKPP Sepakat Rancang Kenaikan Harga Obat 2019

Berdasarkan hal tersebut, masing-masing Direktorat perlu mengidentifikasi penyusunan rencana kegiatan serta tolak ukur kinerja yang ingin dicapai melalui Vertical Alignment Matrix (VAM) dari level deputi ke direktorat.

Lebih lanjut, Prima juga mengungkapkan identifikasi VAM ini mampu melihat sejauh mana kontribusi dari masing-masing direktorat dan meninjau sejauh mana dorongan yang realistis dari setiap Direktorat melalui program-program kerja yang dapat diberikan.

 

Tingkat keberhasilan Indikator Kinerja Utama yang diemban oleh masing-masing direktorat nantinya akan diukur melalui pendekatan RATER model, sehingga pengukuran akan tingkat kepuasan dapat dilihat dari sejauhmana elemen-elemen reliability, assurance, tangibles, empathy, responsivess dari sebuah manajemen organisasi dapat terlaksana.



Lihat juga : Jadwal Perpanjangan Kontrak Katalog dan Klarifikasi

Lebih luas lagi, penyusunan dan perumusan rencana strategi ini tentunya akan menjadi acuan dan standar pada masing-masing direktorat dalam mencapai sasaran dan tujuan serta visi dan misi.

Dengan begitu sinergi yang ada dapat meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan serta menguatnya sistem pengadaan nasional yang inklusif dengan ekosistem pengadaan yang lebih sinergis. (Ai)




Editor by Aina Isnaini - 21 Nov 2018
Katalog 9x Viewers

Kedeputian Monitoring – Evaluasi dan Pengembangan Sistem Informasi Fokus Persiapkan Rencana Strategis LKPP tahun 2020 – 2024

Jakarta – Hadir dalam rapat pembahasan Finetuning Peta Strategis dan Indikator Kinerja Utama Kedeputian Monitoring – Evaluasi dan Pengembangan Sistem Informasi, Sarah Sadiqa selaku Deputi D2 membuka rapat di Ayana MidPlaza, Jakarta.

Pada rapat yang digelar bertujuan untuk merancang dokumen strategis perencanaan Kedeputian Monitoring – Evaluasi dan Pengembangan Sistem Informasi dalam rangka penyusunan rencana strategis LKPP tahun 2020 – 2024.

Dalam penyusunannya, hadir Direktur Pengembangan Sistem Katalog, Emin Adhy Muhaemin dan juga Direktur Perencanaan, Monitoring dan Evaluasi Pengadaan, Sutan Suangkupon. Keduanya hadir untuk memfokuskan diskusi diantara para jajarannya untuk bagaimana bisa memetakan sebuah hubungan strategis dalam mengetahui keterkaitan dan hubungan sebab akibat yang bisa terjadi antar Direktorat.

Dengan begitu, penyusunan rencana strategis ini mampu untuk merefleksikan perubahan melalui pengukuran Indikator Kinerja Utama (IKU) dari business process dan strategis yang telah ditentukan.


Masuk kedalam pembahasan yang lebih substansial yang di paparkan oleh Prima dari AGI Consulting, membahas bagaimana draft peta strategi dan implementasinya dari pokok pemikiran external stakeholder, internal business process, serta learning and growth dari masing-masing direktorat.

Pokok-pokok pemikiran tersebut kemudian dibahas lebih lanjut dengan menyepakati draft sasaran strategis, IKU, baseline 2019, target 2020, hingga insiatif strategis dari Direktorat Monitoring – Evaluasi dan Pengembangan Sistem Informasi.



Lihat juga : Kementerian Kesehatan dan LKPP Sepakat Rancang Kenaikan Harga Obat 2019

Berdasarkan hal tersebut, masing-masing Direktorat perlu mengidentifikasi penyusunan rencana kegiatan serta tolak ukur kinerja yang ingin dicapai melalui Vertical Alignment Matrix (VAM) dari level deputi ke direktorat.

Lebih lanjut, Prima juga mengungkapkan identifikasi VAM ini mampu melihat sejauh mana kontribusi dari masing-masing direktorat dan meninjau sejauh mana dorongan yang realistis dari setiap Direktorat melalui program-program kerja yang dapat diberikan.

 

Tingkat keberhasilan Indikator Kinerja Utama yang diemban oleh masing-masing direktorat nantinya akan diukur melalui pendekatan RATER model, sehingga pengukuran akan tingkat kepuasan dapat dilihat dari sejauhmana elemen-elemen reliability, assurance, tangibles, empathy, responsivess dari sebuah manajemen organisasi dapat terlaksana.



Lihat juga : Jadwal Perpanjangan Kontrak Katalog dan Klarifikasi

Lebih luas lagi, penyusunan dan perumusan rencana strategi ini tentunya akan menjadi acuan dan standar pada masing-masing direktorat dalam mencapai sasaran dan tujuan serta visi dan misi.

Dengan begitu sinergi yang ada dapat meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan serta menguatnya sistem pengadaan nasional yang inklusif dengan ekosistem pengadaan yang lebih sinergis. (Ai)